Seni lukisan dinding merupakan salah satu bentuk seni yang telah lama ada dan menjadi bagian dari budaya masyarakat. Mengapresiasi seni lukisan dinding sebagai media ekspresi budaya adalah sebuah langkah penting untuk melestarikan warisan seni rupa yang kaya akan makna dan keindahan.
Menurut seniman mural Indonesia, Yusuf Affandi, seni lukisan dinding memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan-pesan yang mendalam kepada masyarakat. “Melalui karya seni mural, kita bisa memperkuat identitas budaya dan mengekspresikan nilai-nilai kearifan lokal,” ujarnya.
Dalam konteks ini, apresiasi terhadap seni lukisan dinding juga dapat menjadi media untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia internasional. Menurut Dr. Sari Widiati, seorang ahli seni dan budaya, “Seni mural merupakan wujud nyata dari ekspresi budaya suatu masyarakat. Dengan mengapresiasi seni lukisan dinding, kita turut mempromosikan keberagaman budaya yang ada di Indonesia.”
Tak hanya sebagai bentuk ekspresi budaya, seni lukisan dinding juga memiliki peran sosial yang penting. Melalui karya mural yang dipasang di tempat umum, seperti tembok-tembok kota atau bangunan publik, seniman dapat berpartisipasi dalam membangun kesadaran akan isu-isu sosial dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan pendapat Prof. Dr. Made Bandem, seorang pakar seni dan budaya, yang menyatakan bahwa “Seni lukisan dinding memiliki kekuatan untuk merubah persepsi masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya.”
Dengan demikian, mengapresiasi seni lukisan dinding sebagai media ekspresi budaya bukan hanya sekedar menikmati keindahannya, namun juga sebagai upaya untuk melestarikan dan memperkaya warisan seni rupa Indonesia. Mari kita dukung para seniman mural dalam berkarya dan terus memperkaya budaya visual Indonesia melalui seni lukisan dinding.